lepassabutkodamForum Komunikasi Pimpinan Daerah (Porkopimda) Kota Banda Aceh menggelar acara lepas sambut Dandim 0101/BS, Minggu malam (4/6/2016) di Aula lantai IV, Gedung A, Balaikota Banda Aceh.

Dihadiri Walikota Banda Aceh Hj Illiza Sa’aduddin Djamal dan juga dihadiri Wakil Walikota Dr H Zainal Arifin, Kajari Husni Thamrin, Kapolresta Banda Aceh Kombes T.Saladin serta unsur pimpinan daerah lainnya. Dari jajaran SKPD Pemko hadir juga Sekdakota Ir Bahagia DiplSE, para Asisten, para Kepala Dinas, para Kepada Badan dan para Camat dalam wilayah Kota Banda Aceh.

Dalam sambutannya, Illiza menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada  Pak Riswanto atas kerjasama selama ini membangun Banda Aceh. Kami unsur Forkopimda memiliki kesan yang mendalam dengan Pak Riswanto.

Illiza  mengaku, selama menjalankan tugas bersama Pak Riswanto, dirinya mendapatkan banyak ilmu dan nasehat.

“Banyak ilmu yang Saya dapat, banyak nasehat yang Saya terima dari beliau yang kemudian kita mendapatkan cemistri dalam membangun Banda Aceh,” tambah Illiza.

Illiza berharap, Pak Riswanto akan semakin sukses di tempat tugas yang baru.

Kepada Dandin 0101/BS yang baru, Letkol Inf Mahesa Fitriadi, Illiza mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung dalam Forkopimda Banda Aceh untuk sama-sama membawa Kutaraja menjadi lebih baik.

Kata Illiza, Banda Aceh memiliki cita-cita menjadi kota yang jaya dengan Islamnya yang kemudian akan berimbas pada kesejahteraan masyarakat, dimana kejayaan itu pernah dirasakan Aceh pada masa kerajaan Iskandar Muda.

Sebelumnya, Kolonel Inf Riswanto dalam sambutan perpisahannya mengaku terkesan dengan kondisi masyarakat Banda Aceh. Katanya Banda Aceh sangat nyaman dan aman.
“Dan kenyamanan dan keamanan itu telah kita tunjukkan kepada para peserta pra Apeksi Sumbagut beberapa waktu yang lalu,” ujar Kolonel Inf Riswanto.

Riswanto berharap, stabilitas keamanan itu dapat terus  dipertahankan.

Sementara itu, Letkol Inf Mahesa saat memperkenalkan diri mengatakan Banda Aceh bukanlah sesuatu yang asing bagi dirinya. Pria yang dilahirkan di Kota Bhakti, Pidie ini mengatakan dirinya menjalani pendidikan SMA di Banda Aceh.

“Saya menjalani pendidikan menengah di Banda Aceh, hanya saja setelah menjadi tentara Saya berpindah-pindah, Bandung, Jakarta hingga Papua,” ungkapnya.

Mahesa berharap diberi saran dan masukan dalam bertugas nantinya.
“Bertugas di Banda Aceh tentunya akan menambah pengalaman bagi kami,” ujar Dandim yang menyelesaikan pendidikan Seskoad-nya di Tiongkok ini.