Sabtu, 26 Mei 2018, Walikota Banda Aceh, H. Aminullah Usman SE Ak MM menyerahkan bantuan dari komunitas warga Tionghoa yang tergabung dalam Yayasan Hakka Aceh kepada warga kurang mampu di Yayasan Hakka Aceh, Gampong Peunayong. Yayasan Hakka Aceh yang beranggotakan warga Tionghoa memiliki hubungan yang sangat baik dengan warga Kota Banda Aceh dan Provinsi Aceh secara umum, Usai menyerahkan bantuan Walikota memberikan apresiasi, dimana kegiatan tersebut mencerminkan kehidupan umat beragama di Kota Banda Aceh sangat rukun.

Kita apresiasi kegiatan dari teman-teman Hakka Aceh, bahwa setiap tahunnya mereka konsisten menggelar kegiatan ini. Aminullah juga menilai, tidak ada konflik yang berlatar belakang agama disini (Kota Banda Aceh), Ini harus kita jaga. Hubungan dengan warga Tionghoa harus kita jaga, dengan agama lain juga kita jaga, kata Walikota yang langsung meluncur ke Peunayong setiba di Bandara SIM dari Jakarta.

Saya akan berada di garda terdepan mengawal kerukunan umat beragama, dengan kerukunan kita bisa melakukan apa saja. Orang Tionghoa dapat beribadah dengan nyaman, warga muslim juga nyaman dan agama lain juga nyaman,” tegas Walikota.

Ketua Yayasan Hakka Aceh, Kho Khie Siong menyampaikan tahun ini Yayasan yang dipimpinnya memberikan 2000 paket bantuan untuk warga kurang mampu. Paket ini diberikan untuk 14 Gampong di Banda Aceh, Aceh Besar dan Aceh Utara.

Ada 14 Gampong semuanya, untuk Banda Aceh kami berikan beberapa warga dari gampong di Kecamatan Kutaraja dan Kecamatan Kuta Alam, ada dua gampong binaan Rider 112 di Mata Ie Aceh Besar dan gampong di Peukan Bada. Kemudian kita juga berikan bantuan untuk satu gampong di Aceh Utara.

Kemudian kita juga berikan untuk petugas kebersihan karena mereka merupakan pahlawan kebersihan di kota ini,” ungkap Kho Sie Siong. Pemberian paket bantuan untuk keluarga kurang mampu ini telah berlangsung selama enam tahun.

Adapun isi paket tersebut adalah, beras, mie instan, kecap, minyak goreng dan susu. Biasanya kita berikan Sarden, tapi karena lagi bermasalah tahun ini kita ganti dengan susu,” ungkap Kho Khie Siong. Dirinya berharap tahun depan dapat meningkatkan jumlah bantuan dan mengaku telah menghimbau kepada sejumlah donatur dimana tahun depan bantuan akan ditingkatkan lagi.