Rapat Tim KOMINDA Kota Banda Aceh, Senin (9/7/2018) membahas antisipasi keamanan dan ketertiban umum jelang Muzakarah Ulama Internasional ke-6 yang akan berlangsung selama 3 hari sejak 13 s/d 16 Juli 2018 di Banda Aceh. Muzakarah akan dihadiri 30.000 tamu dari luar daerah bahkan dari luar negeri. Kegiatan akan berlangsung di 3 titik yaitu pembukaan di lapangan Tugu Darussalam, gedung ACC Dayan Dawood dan Mesjid Raya Baiturrahman. Rapat yang dipimpin Kaban Kesbangpol Banda Aceh Faisal S.STP pada kesempatan ini menghasilkan rekomendasi kepada Walikota Banda Aceh dalam rangka mensukseskan Muzakarah Ulama Internasional yang ke-6 agar melalui SKPD terkait melakukan upaya antisipasi terhadap:

1. Kenaikan tarif parkir dan angkutan umum selama acara berlangsung.
2. Penertiban PKL di lokasi acara terutama seputar Mesjid Raya Baiturrahman.
3. Pengawasan terhadap orang asing.
4. Penyaringan/minimalisir informasi yang sifatnya memicu konflik dan perpecahan di kalangan umat.
5. Cegah dan deteksi dini terhadap hal sekecil apa pun yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban umum tanpa menunggu sehingga menjadi indikasi yang besar.

Rapat berlangsung alot di Aula Badan Kesbangpol. Hadir antara lain: Laode (Den Intel DAM-IM), Himawan (Kasi Intel Kejari Banda Aceh), T. Azlinsyah (Kanit. Sat Intelkam Polresta Banda Aceh, Suwandi (Kasi Hub Antar Lembaga dan Pengawasan Keimigrasian Banda Aceh), Azhari (Kasi Hub Antar Lembaga Satpol PP dan WH Banda Aceh), Ir. Yustanidar (Sekban Kesbangpol Banda Aceh), Zulkifli SH (Kabid. Bina Ideologi Wasbang dan Karakter Bangsa Kesbangpol Banda Aceh) dan Fadhil SH (Kabid Penanganan Konflik dan Kewaspadaan Nasional Kesbangpol Banda Aceh).