Pasca Bom Surabaya, Kesbangpol Kota Banda Aceh Gelar Rapat Dadakan dengan Tim KOMINDA dan FKUB Kota Banda Aceh

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Banda Aceh, Senin (14/05/2018) sekira pukul 16.30 WIB menggelar rapat mendadak bersama tim Kominda dan FKUB Kota Banda Aceh, bertempat di Tower Cofee Premium Simpang Lima Banda Aceh.

Rapat dipimpin oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Banda Aceh, Faisal SSTP dan dihadiri oleh anggota Kominda Kota Banda Aceh dan anggota FKUB Kota Banda Aceh.

Unsur KOMINDA yang hadir antara lain Kejari Banda Aceh, BIN/BAIS, Den Intel DAM-IM dan Pasi Intel KODIM. Sementara dari unsur FKUB merupakan tokoh lintas agama (Islam, Kristen, Protestan, Hindu dan Budha).

Rapat tersebut membahas upaya antisipasi keamanan di Banda Aceh pasca pengeboman gereja di Surabaya baru-baru ini dan antisipasi ketersediaan dan kestabilan harga bahan pokok di Banda Aceh menjelang Ramadhan 1439 H.

Terkait aksi pengeboman gereja di Surabaya, KOMINDA dan FKUB Kota Banda Aceh mengutuk keras aksi peledakan tersebut.

Kaban Faisal berharap kepada peserta rapat yang hadir agar menyampaikan kepada jajaran dan jamaahnya untuk tidak perlu risau berlebihan menyikapi pengeboman gereja di Surabaya, namun sikap waspada tetap diperlukan.

“Sikap waspada diperlukan tidak hanya di tempat ibadah namun juga di lingkungan tempat tinggal, lokasi keramaian, bahkan di instansi-instansi pemerintah”, demikian ujar Faisal.

Faisal menambahkan, upaya antispasi yang dapat dilakukan untuk menjaga keamanan di Banda Aceh, salah satunya dengan menggalakkan kembali Siskamling di gampong-gampong dan aparat keamanan agar memperketat pengamanan di pos-pos penjagaan.

Sementara dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1439 H, Laode dari unsur KODIM 0101/BS memberi masukan agar Pemerintah Kota Banda Aceh memastikan ketersediaan bahan pokok, gas/elpiji selain juga memonitoring kestabilan harga di pasaran. Terakhir menurut Laode, hal yang tidak kalah penting dilakukan yaitu melibatkan BPOM untuk pengujian bahan makanan yang di jual di pasaran.

Rapat berjalan alot, tim dari Kesbangpol Kota Banda Aceh telah melakukan pemantauan dengan mengikuti jalannya rapat hingga berakhir pada pukul 18.00 WIB.

(SriKesbangpolBna).