Aminullah Terima Dua Penghargaan di Rakor Keuangan Aceh, Plt Gubernur Minta Daerah Lain Tiru Banda Aceh

Banda Aceh – Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah meminta Kabupaten/Kota di Aceh meniru keberhasil Kota Banda Aceh. Hal ini disampaikan Nova Iriansyah pada Rapat Koordinasi Keuangan Provinsi Aceh, Kamis (29/11/2018) di Gedung Amel Convention Center Banda Aceh.

Pada Rakor Keuangan yang digelar Kanwil Ditjen Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Aceh ini, Plt Gubernur ikut menyerahkan penghargaan dari Kementerian Keuangan RI kepada Wali Kota Banda Aceh atas prestasi Pemko Banda Aceh menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2017 dengan capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Selain itu, Wali Kota Banda Aceh juga mendapatkan penghargaan istimewa atas keberhasilan Pemko Banda Aceh meraih opini WTP 10 kali berturut-turut, dari tahun 2008 sampai dengan 2017. Penghargaan ini diberikan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Aceh, Zaid Burhan Ibrahim.

Keberhasilan Pemko Banda Aceh meraih WTP 10 kali berturut-turut mendapat apresiasi khusus dari Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah. Katanya, harus diakui Pemko Banda Aceh merupakan satu-satunya pemerintah daerah di Aceh yang memiliki tata kelola keuangan terbaik.

“Selamat Pak Amin, 10 kali berturut-turut WTP prestasi yang luar biasa. Selamat juga untuk Aceh Besar yang sudah enam kali, Aceh Tengah juga selamat sudah sembilan kali,” ujar Nova Iriansyah saat menyampaikan sambutannya.

Dalam kesempatan ini, Plt Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintahan Amin-Zainal atas perolehan tertinggi indeks penilaian integritas KPK. Pemko Banda Aceh menempati urutan pertama di Indonesia dengan nilai 77,39, dan dinilai paling rendah terjadinya potensi korupsi.

Capaian WTP 2017 dan WTP 10 kali berturut dinilai ini selaras dengan survey penilaian integritas dari KPK tersebut.

Sebagaimana diketahui, dalam bulan Nopember ini, Pemerintah Kota Banda Aceh juga telah berhasil mendapatkan sejumlah penghargaan di level nasional. Minggu lalu, Pemko Banda Aceh juga telah mendapatkan anugerah Pesona Wisata Halal di Indonesia dari Kementerian Pariwisata RI yang diterima langsung Wali Kota di Jakarta. Kemudian yang terbaru, Wali Kota Banda Aceh dinobatkan sebagai Kepala Daerah Pembina Pelayanan Publik dengan predikat Sangat Baik di Indonesia oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).

Aminullah Minta Aparatur Kerja Keras Pertahankan WTP

Usai menerima kedua penghargaan tersebut, Wali Kota Banda Aceh menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada aparatur Pemko Banda Aceh. Menurutnya, prestasi ini merupakan buah dari hasil kerja keras aparatur dan kepatuhan terhadap undang-undang yang berlaku.

“Prestasi ini harus menjadi pemantik semangat untuk bekerja lebih keras lagi mempertahankan opini WTP,” pinta Aminullah.

Kata Aminullah, WTP yang diraih bukan hanya sebagai sebuah prestise semata, karena dari prestasi ini, Pemerintah Pusat juga memberikan reward berupa dana insentif untuk Banda Aceh.

“Ketika mendapatkan WTP kita diberikan reward oleh pemerintah pusat berupa dana insentif. Reward ini akan kita gunakan untuk mempercepat pembangunan di Banda Aceh,” tutup Aminullah.