BANDA ACEH – Ratusan massa dari berbagai ormas islam di Aceh, Jumat (20/12), menggelar unjukrasa (demo) di depan Hermes Palace Hotel. Dalam aksi itu, massa menuntut pihak manajemen Hermes Hotel untuk menutup seluruh aktivitas yang melanggar syariat, menjelang masuknya tahun baru masehi.
“Kami mendesak pihak manajemen hotel untuk tidak melakukan berbagai bentuk kegiatan yang mengkotori kesucian Syariat Islam, baik itu membuka diskotik maupun memasok PSK, dalam rangka menyambut Tahun Baru 2014 atau perayaan Natal,” kata Kabid PU Himpunan Mahasiswa Islam ( HMI ) Kota Banda Aceh Juanda Tayeb Sawang dari kepada acehonline.info di sela-sela aksi unjuk rasa tersebut.
Selain itu, Juada berharap kepada seluruh lapisan, pemerintah, TNI dan Polri untuk bergandeng tangan bersama ” sama dalam menuntaskan praktek kemaksiatan di Bumi Serambi Mekkah.
Sementara itu pihak manajemen Hermes Palace Hotel Octowandi selaku General Menejer Hermes Palace Hotel saat menemui massa tersebut, berjanji akan melaksanakan semua tuntutan massa dan siap menerima sanksi dari masyarakat jika pihaknya tidak mengindahkan peraturan.
“Kami berjanji tidak akan mengadakan acara perayaan hari natal dan tahun baru termasuk membuka diskotik dan kegiatan lainnya yang dapat merusak keberlangsungan syariat islam di Aceh,” ujar Octowandi dalam surat pernyataannya.
Usai pertemuan tersebut, ratusan massa tersebut sekitar Pukul 18.00 Wib, membubarkan diri. Sebelumnya, aksi yang dilakukan massa ormas islam tersebut mendapat pengawalan ketat dari puluhan aparat kepolisian.(Zulkarnaini)