Radha Krisna, pemuka agama Hindu di FKUB Kota Banda Aceh

Banda Aceh-Radha Krisna bercerita, dengan jumlah umat Hindu yang tidak lebih 50 jiwa di Kota Banda Aceh bisa melaksanakan peribadatan dan ritual agama dengan bebas aman dan nyaman. Malahan warga sekitar Kuil Palani Andawer di Gampong Keudah setiap acara ritual tahunan Maha Puja Thaipusam dan ritual Pangguni Uthiram ikut mendukung.

Dengan situasi ini Radha Krisna pemuka agama Hindu di Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Banda Aceh menolak hasil survei Setara Instititute yang menyebut kota ini termasuk kota intoleran. Menurutnya ini terlalu berlebihan dan memaksa karena realita lapangan tidak demikian.

” Toleransi umat beragama di Banda Aceh sangat tinggi. Kami sudah berkali-kali membuat ritual kegiatan tahunan didukung oleh umat mayoritas (warga Gampong Keudah dan sekitarnya),” sebutnya.

Radha menyebut umat Hindu merasa sangat aman dan nyaman tinggal dan beribadat di Kota Banda Aceh.

Reportase : Hasnanda Putra