Cinta Tanah Air, rela berkorban, dan berani merupakan nilai-nilai kepahlawanan yang ingin dimiliki masyarakat. Keinginan melaksanakan nilai kepahlawanan harus dimulai dari lingkup terkecil dalam keluarga. Nilai-nilai itulah yang diperlukan untuk menjaga keutuhan bangsa di tengah isu suku, agama, ras, dan antar-golongan. Nilai kepahlawanan itu berupa kerelaan berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara. Nilai-nilai itu relevan pada masa kini untuk menjaga persatuan, khususnya bagi generasi muda.
Menanamkan nilai kepahlawanan dari lingkup terkecil dapat dimulai dari memberi pemahaman arti penting dari pengabdian, pengorbanan, kerja keras, dan mengerti kepentingan orang banyak, bukan kepentingan pribadi. Namun, untuk dapat memenuhi upaya itu tidak mudah. Keinginan menerapkan nilai-nilai perjuangan kepahlawanan dalam kehidupan bermasyarakat mengalami sejumlah hambatan.Di masa kini, makna pahlawan dapat diartikan sebagai seseorang yang menonjol karena mempunyai jiwa yang berani, rela berkorban, dan tidak hanya mementingkan diri sendiri.
 
Banyak profesi bisa dikategorikan pahlawan, seperti guru, aktivis lingkungan hidup, dan relawan kemanusiaan.
Peringatan Hari Pahlawan setiap 10 November dan momentum penetapan Laksamana Malahayati sebagai Pahlawan Nasional sebagai momentum penting untuk mengingat kembali jasa-jasa pahlawan, khususnya bagi generasi muda.
(berbagai sumber)
Sharing ke Social Media :